Harga emas antam

Harga emas antam

Kamis, 28 Februari 2013

Tak lagi menarik, emas ditinggalkan investor!

SINGAPURA. Tingkat kepemilikan aset pada SPDR Gold Trust mencatatkan penurunan tajam. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, kepemilikan emas turun sebesar 12 metrik ton atau 0,9% menjadi 1.258,40 ton, kemarin (27/2). Ini merupakan level terendah sejak Agustus lalu. 

Jika dilihat, penurunan aset ini sudah terjadi selama tujuh sesi berturut-turut. 

Selain itu, investasi global atas emas berbasis exchange traded products (EFP) sudah anjlok 4,7% pada tahun ini. Salah satu penyebabnya adalah pemulihan ekonomi AS yang memangkas permintaan emas sebagai aset haven. 

"Kita memiliki data ekonomi yang semakin membaik. Hal itu berarti sentimen negatif bagi emas," jelas Dave Lutz, head of exchange traded fund trading and strategy Stifel Nicolaus & Co di baltimore. Dia menambahkan, alasan itu pula yang menyebabkan harga emas menuurun dan likuidasi keluar dari ETF. 

Penurunan bulanan terburuk

Sementara itu, harga kontrak emas menuju penurunan untuk bulan ke lima pada Februari. Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.18 waktu Singapura, harga emas di pasar spot tak banyak mencatatkan perubahan di posisi US$ 1.597,50 per troy ounce. Itu artinya, sepanjang Februari ini, penurunan harga emas sudah mencapai 4%.

Pada 21 Februari 2013 lalu, harga emas menyentuh level US$ 1.555,55 per troy ounce. Ini merupakan level terendah sejak Juli lalu.

Harga si kuning tak lagi mentereng akibat pelepasan kepemilikan emas oleh investor yang jumlahnya mencapai lebih dari 100 metrik ton. Para pelaku pasar cemas bahwa stimulus AS akan segera dihentikan seiring pemulihan ekonomi AS.

Memang, jika dilihat dari tingkat volumenya, kepemilikan emas global sudah merosot sebesar 103,7 ton pada bulan ini. Lima kali lipat lebih besar dari penjualan bersih di Januari.

"Pasar emas saat ini tengah fokus pada rencana penghentian stimulus. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, pasar lebih fokus pada ekspektasi pelonggaran kebijakan stimulus," jelas James Steel, analis HSBC Securities Inc.

Sumber :
www.kontan.co.id

Emas menuju penuruan terburuk


NEW YORK. Emas menuju penurunan bulanan kelima. Ini adalah jangka penurunan terpanjang sejak 1997.

Kemilau logam mulia meredup lantaran Amerika Serikat (AS) melempar sinyal program quantitative easing lanjutan yang berarti ekonomi diyakini makin pulih.

Spot emas sedikit berubah ke level US$ 1.597,5 per ounce pada pukul 9:18 di pasar Singapura. Emas sudah turun 4% selama Februari. Bahkan emas spot sempat menyentuh titik US$ 1.555,55 pada 21 Februari, harga terendah sejak Juli 2012.

"Pasar bullion sedang fokus pada stimulus moneter," ujar James Steel, analis HSBC Securities. Testimoni Ketua The Fed, Ben S Bernanke membuat pasar saham bergairah, sebaliknya justru menekan emas.

Emas untuk pengiriman April diperdagangkan pada US$ 1.597,8 di pasar Comex New York dari yan sebelumnya US$ 1.595,7. Analis memprediksi, emas masih akan dalam tren menurun.

Sumber : 
www.kontan.co.id

Pasca naik 2 hari, harga emas akhirnya turun lagi


SINGAPURA. Harga kontrak emas di New York mencatatkan penurunan pasca naik selama dua hari terakhir pada hari ini (27/2). Data Bloomberg menunjukkan, harga kontrak emas untuk pengantaran April turun 0,5% menjadi US$ 1.606,80 per troy ounce di Comex, New York. 

Kemarin, harga kontrak emas sempat menyentuh level tertinggi dalam sepekan terakhir di posisi US$ 1.619,70 per troy ounce. Dengan demikian, harga emas sudah rebound 4,2% dari level terendahnya dalam tujuh bulan terakhir yang terjadi pada 21 Februari lalu di posisi US$ 1.554,30 per troy ounce. 

Sementara itu, harga kontrak emas untuk pengantaran cepat turun 0,4% menjadi US$ 1.607,44 di London. 

Penurunan harga emas terjadi seiring meningkatkan kepercayaan pelaku pasar atas pemulihan ekonomi global. Kondisi ini menyebabkan permintaan emas sebagai proteksi kekayaan semakin menurun. 

"Investor memiliki tendensi untuk tidak terlalu banyak membeli emas di tengah perekonomian yang semakin stabil," jelas tim analis Credit Suisse Group AG.

Sumber :
www.kontan.co.id

Selasa, 26 Februari 2013

Akhirnya, emas mulai unjuk taring


SINGAPURA. Harga kontrak emas kembali naik untuk hari ketiga pada Senin (25/2). Berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg, pada pukul 14.25 waktu Singapura, harga emas di pasar spot naik 0,3% menjadi US$ 1.585,46 per troy ounce. 

Sepanjang pekan lalu, harga emas mencatatkan penurunan sebesar 1,8% setelah the Federal Reserve mengadvokasi dilakukannya fleksibilitas dalam penerapan stimulus ekonomi. Sedangkan sepanjang bulan ini, harga emas sudah terpangkas 4,7%. 

Salah satu sentimen yang mengerek harga si kuning mentereng ini adalah langkah bank sentral dunia yang ramai-ramai meningkatkan cadangan emas mereka setelah harganya turun dalam. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, data yang dirilis Badan Moneter Internasional (IMF) menunjukkan, sejumlah negara seperti Rusia dan Kazakhtan meningkatkan cadangan emas mereka untuk bulan yang ke empat. Cadangan emas Rusia naik 12,2 metrik ton menjadi 970 ton pada Januari setelah sebelumnya naik 8,5% di sepanjang 2012.

Sedangkan cadangan emas Kazakhtan naik 1,5% menjadi 116,8 ton pada bulan lalu, melanjutkan kenaikan cadangan pada tahun lalu sebesar 41%.  

"Partisipasi pelaku pasar terkesan sangat hati-hati pasca aksi jual besar-besaran pada pekan lalu. Meski kami sudah menurunkan pandangan emas jangka pendek, namun, harga emas akan naik pada paruh kedua tahun ini seiring meningkatnya permintaan dari India dan China," jelas Nick Trevethan, senior commodities strategist Australia & New Zealand Banking Group Ltd.

Sumber :
www.kontan.co.id

Senin, 25 Februari 2013

Harga emas masih tertekan awal pekan


JAKARTA. Harga emas terus terpuruk hingga ke level terendah dalam tujuh bulan terakhir. Harga emas untuk pengiriman April 2013 di Divisi Comex, New York Mercantile Exchange (NYMEX) turun 0,4% menjadi US$ 1.572,8 per ons troi, Jumat (22/2).
Harga logam mulia ini turun 2,3% sepekan. Setahun terakhir, harga emas turun 11%.
Adam Klopfenstein, ahli strategi pasar senior dari Archer Financial Services Inc di Chicago mengatakan, kondisi global membaik dan tampaknya emas tidak terlalu diperlukan untuk lindung nilai. "Fakta bahwa Amerika Serikat mempertimbangkan penghentian program stimulus menunjukkan bahwa ekonomi membaik," kata Klopfenstein kepada Bloomberg.
Renji Betari, Analis iPasar Fisik Komoditas memperkirakan, terus turunnya harga emas kemungkinan besar hanya akan terjadi sampai akhir pekan lalu. Alasannya, penurunan yang terjadi kemarin sudah mencapai support US$ 1.570 per ons troi dalam perdagangan intraday.
Renji menambahkan, kemungkinan besar harga emas bisa rebound kecil di kisaran US$ 1.580 - US$ 1.585 per ons troi hari ini. "Setelah besok, mungkin ada tekanan sedikit ke US$ 1.570, tapi akan terjadi rebound sampai dengan menguat terus pekan depan," kata Renji. Renji mengatakan, harga emas perlu waktu dua sampai tiga pekan ke depan untuk bisa naik lagi.
Ibrahim, Analis Harves International Futures justru memprediksi, harga emas akan terus turun pekan-pekan mendatang. Ia meramal, harga emas bisa menyentuh US$ 1.500 per ons troi pekan ini.
Ibrahim mengatakan, penurunan harga emas merupakan antisipasi pasar terhadap rencana pengetatan anggaran Amerika Serikat yang sedianya akan diputuskan 1 Merat 2013. Bila rencana tersebut buntu, penurunan harga emas akan berlanjut.
Di dalam negeri, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk pun turun. Jumat lalu, harga emas batangan dijual Rp 562.200 per gram. Harga ini naik tipis dibanding hari Kamis Rp 561.200, terendah sejak September 2012.
Sumber :
www.kontan.co.id

Jumat, 22 Februari 2013

Emas masih dalam tren penurunan


EW YORK. Harga emas menuju penurunan bulanan terbesar sejak Mei 2012. Analis teknikal, Matt McKinney dari Zaner Group LLC bahkan memperkirakan, emas akan memperpanjang penurunan terbesar ke 13 secara hitungan bulanan.

"Sembilan hari terakhir, emas membentuk sudut tajam yang disebut tren penurunan," ulasnya. Sinyal bearish mengarah turun ke level US$ 1.526 per ounce pada akhir bulan. "Dan itu akan menjadi yang terendah sejak 29 Desember 2011," lanjutnya.

Emas berjangka untuk pengiriman April naik 0,1% menjadi US$ 1.580 pada pukul 10:14 di pasar Comex, New York. Logam mulia ini sudah turun 4,9% sejak awal Februari. Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh $ 1,554.30, terendah sejak 29 Juni.

Rata-rata sembilan hari, emas bergerak mendekati US$ 1.624 dan ukuran pergerakan 20 hari mendekati US$ 1.649.

"Ada begitu banyak momentum di sisi bawah, yang berarti penurunan tidak akan berlanjut secara jangka panjang," kata McKinney.

Catatan, dalam analisis teknikal, investor dan analis menggunakan grafik pola perdagangan dan harga untuk memprediksi perubahan.

Sumber :
www.kontan.co.id

Emas terombang-ambing stimulus AS


JAKARTA. Harga emas terjerembab. Silang pendapat diantara pejabat The Federal Reserve (The Fed) soal kelanjutan stimulus menekan komoditas logam mulia ini.
Harga emas di Bursa Comex, untuk pengiriman April 2013, Kamis (21/2) pukul 19.11 WIB, melemah 0,30% menjadi US$ 1.573,20 per ons troi dibanding harga sehari sebelumnya. Dalam sebulan, harga emas telah terkoreksi sebesar 6,87%.
Dalam notulen rapat The Fed pada 29-30 Januari yang baru saja dirilis menyebut, sebagian pejabat The Fed memberi masukan agar pemberian stimulus berupa pembelian obligasi yang digadang oleh Gubernur The Fed, Ben Bernanke, dapat diakhiri sedini mungkin.
Analis Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, berpendapat, notulen rapat The Fed itu menunjukkan para pejabat The Fed mulai ragu dengan keandalan quantitative easing tahap III (QE3) untuk memulihkan ekonomi Amerika Serikat (AS).
Jadi, The Fed bisa saja menghentikan stimulus tanpa perlu menunggu ekonomi AS pulih. "Ini membuat investor melepas emas dan mengempit dollar AS," ujar dia.    
Kejatuhan emas di pasar spot itu lantas menyeret harga emas batangan Logam Mulia Aneka Tambang. Kemarin, harga emas lantakan 1 gram merosot 1,06% menjadi Rp 561.200 dibandingkan harga sehari sebelumnya. Ini merupakan level terendah sejak 4 September 2012. "Tidak ada faktor lain, selain karena mengikuti harga emas spot," ujar Tedy Badrujaman, Sekretaris Perusahaan PT Aneka Tambang Tbk.    
Lanjutkan pelemahan
Secara teknikal, Ariston bilang, harga emas akan melanjutkan pelemahan ke area US$ 1.554 per ons troi. Maka itu, Managing Partner PT Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe merekomendasikan investor untuk menahan pembelian pada saat ini.
Secara historis, emas Antam akan mencapai titik support bulan April hingga Mei. Bagi yang sudah menggenggam emas, jangan terburu-buru menjual. "Ada potensi setelah Mei harga emas Antam akan naik kembali," kata dia.  
Prediksi Kiswoyo, harga emas Antam di Rp. 555.000- Rp. 565.000 per gram dalam sepekan. Sedangkan, di pasar spot akan berkisar US$ 1.552 -US$ 1.580 per ons troi.
Sumber :
www.kontan.co.id

Kamis, 21 Februari 2013

Waspada, harga emas berpotensi turun


JAKARTA. Harga emas anjlok 2,5% pada penutupan Rabu (20/2) ke level terendah sejak Juli 2012 ke US$ 1.564. Logam mulia langsung bereaksi negatif setelah The Federal Reserve melakukan pertemuan dan mengumumkan akan menghentikan pembelian aset-aset di pasar sebagai stimulus sebelum data pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) naik.
Harga emas futures untuk pengiriman April jatuh 1,6% ke US$ 1.578 per troy ounce di pasar Comex New York. Yang menyebabkan kejatuhan harga emas sebenarnya buka The Fed secara langsung, melainkan kabar bahwa para hedge fund besar telah melikuidiassi kepemilikannya.
"Saya melihat ada sebuah rotasi kepemilikan dari emas ke komoditas lainnya termasuk ekuitas," jelas Bill O'Neill dari Logic Advisors.
Sedangkan analis komoditas dari Valbury Asia Futures, Herien Douglas melihat hari ini emas masih akan tertekan. "Harga tertekan ke level yang cukup rendah, rangkaian pelemahan tersebut terjadi pada grafik harian," ujarnya.
Hari ini, Herien memprediksi emas akan bergerak antara level resistance1.609,21-1.635,71 dan titik support 1.547,24-1.558,24. Ia merekomendasikan agar investor melakukan stop loss jika menyentuh 1.582.
Sumber :
www.kontan.co.id

Rabu, 20 Februari 2013

Spekulasi stimulus bikin investor berburu emas!


SINGAPURA. Emas kembali menjadi incaran investor pada transaksi pagi (20/2). Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada transaksi pagi tadi, harga emas di pasar spot naik sebesar 0,3% menjadi US$ 1.609,25 per troy ounce. Pada pukul 09.57 waktu Singapura, kontrak yang sama berada di level US$ 1.608,20 per troy ounce. 

Kenaikan harga emas bukan tanpa alasan. Pelaku pasar berspekulasi, bank sentral AS akan terus melanjutkan program stimulus di tengah proses pemulihan ekonomi AS yang melambat dari prediksi. 

Hal itu dibuktikan dari sejumlah data ekonomi AS yang baru saja dirilis. Salah satunya, tingkat kepercayaan pengembang properti AS yang mencatatkan penurunan pada Februari serta penurunan pada tingkat produksi. Meski demikian, ada pula data positif lain seperti penurunan angka klaim  pengangguran AS pada bulan ini.

"Masalah yang dihadapi oleh perekonomian AS belum hilang dalam waktu dekat. Pelaku pasar tengah mencari tahu apakah perekonomian akan berdiri tegak dengan kedua belah kaki atau tidak. Mereka juga penasaran dengan langkah yang akan diambil the Fed," jelas Gavin Wendt, director Mine Life Pty di Sydney. 

Catatan saja, the Federal Open Market Committee akan merilis hasil pertemuan mereka yang berlangsung pada 29-30 Januari lalu. Laporan tersebut diduga akan merilis secara detil pandangan setiap anggota the Fed mengenai waktu pelaksanaan penghentian program pembelian surat utang, yang lebih dikenal dengan istilah quantitative easing

Sumber :
www.kontan.co.id

Harga si kuning terjun dalam di New York semalam


NEW YORK. Harga kontrak emas dunia jatuh untuk empat sesi berturut-turut tadi malam (19/2) di New York. Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 10.30 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran April terpapas 0,4% menjadi US$ 1.603,70 per troy ounce di Comex, New York. Ini merupakan level terendah sejak 15 Agustus lalu. 

Penurunan harga emas terjadi setelah investor memilih menunggu hasil kebijakan the Federal Reserve pada pertemuan 29-30 januari lalu, yang akan dirilis esok. Pada pertemuan tersebut, the Fed sempat membicarakan mengenai rencananya untuk mengakhiri kebijakan stimulus berupa quantitative easing. 

"Perekonomian AS sudah sangat jelan menunjukkan adanya pertumbuhan dan pelaku pasar saat ini menjadi cemas bahwa pemerintah akan segera mengumumkan berakhirnya kebijakan pelonggaran kebijakan," jelas Frank McGhee, head of dealer Integrated Brokerage Services LLC di Chicago. 

Sementara itu, harga kontrak perak juga semakin murah. Malam tadi, harga kontrak perak anjlok 1,3% menjadi US$ 29,46 di New York. Pada transaksi sebelumnya, harga perak sempat menyentuh posisi US$ 29,36 per barel. Ini merupakan level terendah sejak 4 Januari lalu.

Sumber :
www.kontan.co.id

Senin, 18 Februari 2013

Emas mulai bangkit dari mingguan terburuk


NEW YORK. Harga logam mulia, yakni emas menguat dari mingguan terburuk sejak Mei 2012. Hari ini, (18/2) harga emas di pasar spot naik 0,4% menjadi US$ 1,616.80 per ounce, dan diperdagangkan di US$ 1,616.50 pada pukul 9:32 di Singapura. 

Emas sempat merosot ke US$ 1,598.23 per ounce pada 15 Februari yang merupakan tingkat terendah sejak Agustus.

Bullion jatuh 3,4% pekan lalu karena data ekonomi AS membaik yang akhirnya mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe haven.

Kemilau emas sedikit meredup setelah investor sekaligus miliarder George Soros dan Louis Moore Bacon memotong kepemilikan saham mereka di ETPS di kuartal terakhir 2012.

"Data Makroekonomi di seluruh dunia menunjukkan tanda-tanda perbaikan secara bertahap dan ini telah mendorong emas ke level pergerakan baru yakni antara US$ 1.550-US$ 1.625," hitung Huang Fulong, analis di CITICS Futures Co, sebuah unit dari broker terbesar yang terdaftar di China.

Emas untuk pengiriman April naik 0,4% menjadi US$ 1,615.90 di pasar Comex di New York. Ketua Federal Reserve Ben S. Bernanke pada 15 Februari lalu mengatakan bahwa ekonomi AS masih jauh dari harapan.

Sumber :
www.kontan.co.id

Jumat, 15 Februari 2013

Emas menuju penurunan terbesar tahun ini


SINGAPURA. Pagi ini (15/2), harga kontrak ems diperdagangkan menuju penurunan mingguan terbesar pada tahun ini. Pada pukul 08.41 waktu Singapura, harga kontrak emas untuk pengantaran cepat tak banyak berubah posisi di level US$ 1.635,85 per troy ounce. Kemarin, kontrak yang sama sempat menyentuh posisi US$ 1.632,95 per troy ounce, yang merupakan level terendah sejak 4 Januari lalu. 

Sementara itu, harga kontrak emas untuk pengantaran April tak banyak berubah di level US$ 1.635,20 per troy ounce di Comex, New York. 

Ada beberapa penyebab yang membuat harga emas tertekan. Pertama, prospek percepatan pertumbuhan ekonomi di China dan AS memangkas permintaan emas.

Kedua, data menunjukkan, sejumlah investor ternama dunia seperti George Soros dan Louis Moore Bacon mengurangi kepemilikan emas pada exchange traded products

"Ekonomi dunia tidak akan jatuh, jadi, kenapa berinvestasi di emas?" jelas Jonathan Barratt, CEO Barratt's Bulletin. 

Catatan saja, sepanjang pekan ini, harga emas sudah melorot 1,9%. Sedangkan jika dihitung dari awal tahun, penurunan harga si kuning mentereng sudah mencapai 2,4%

Sumber :
www.kontan.co.id

Rabu, 13 Februari 2013

Pasar cermati mata uang, emas stagnan


SINGAPURA. Harga emas tak banyak berubah hari Rabu (13/2) setelah jatuh ke level terendah sebulan di sesi sebelumnya. Investor cenderung akan mencermati arah pergerakan mata uang dulu.

Harga spot emas di Singapura kokoh di US$ 1.650,76 per ons pukul 07.40 WIB. Harga kontrak emas di pasar AS naik US$ 1,8 ke US$ 1.651,40.

Kenaikan produksi emas Rusia akan mengangkat negara itu melampaui Amerika Serikat sebagai negara produsen emas ketiga dunnia di 2015. Hal itu dikatakan oleh Sergei Kashuba, Kepala Russian Gold Industrialists' Union, kemarin. 

Sedangkan di pasar mata uang, euro hampir tak bergeser terhadap dollar AS. Yen stabil setelah menguat dramatis karena investor menutup posisi bearish karena mendengar kelompok negara G7 khawatir akan pelemahan yen.

Sumber :
www.kontan.co.id

Selasa, 12 Februari 2013

Harga emas kembali ke level terendah dalam sebulan


MELBOURNE. Harga kontrak emas dunia melorot ke level terendah dalam sebulan terakhir pagi ini. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pagi tadi, harga kontrak emas untuk pengantaran cepat terpangkas sebesar 0,3% menjadi US$ 1.642,90 per troy ounce. Ini merupakan level harga termurah sejak 4 Januari lalu. Pada pukul 11.13 waktu Singapura, kontrak yang sama berada di posisi US$ 1.644,05 per troy ounce. 

Sementara itu, harga kontrak emas untuk pengantaran April turun 0,3% menjadi US$ 1.644,10 per troy ounce di Comex, New York. 

Penurunan harga emas terjadi setelah kepemilikan emas mencatat penurunan terbesar dalam dua pekan terakhir. Asal tahu saja, kemarin (11/2), kepemilikan fisik emas dalam exchange traded products (ETP) turun 0,14% menjadi 2.611,41 metrik ton. Ini merupakan penurunan terbesar sejak 24 januari lalu. 

"Ada kepercayaan lebih terhadap dollar AS dibanding mata uang lainnya. Penurunan kepemilikan ETP juga menekan harga emas," jelas David Lennox, analis Fat Prophets di Sydney. 

Isu lain yang juga mempengaruhi pergerakan emas adalah adanya desakan Group 20 harus menghindari terjadinya devaluasi mata uang. Hal itu diungkapkan oleh Lael Brainard, U.S. Treasury’s undersecretary for international affairs.

Sumber :
www.kontan.co.id

Dua penyebab harga emas di NY tertekan semalam!


NEW YORK. Pergerakan harga emas tadi malam di New York tampak lesu. Kondisi itu menyebabkan harga si kuning mentereng jatuh hingga ke level terendah dalam sebulan terakhir. 

Berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg, pada pukul 13.41 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran April terpangkas 1,1% menjadi US$ 1.649,10 per troy ounce di Comex, New York. Dengan demkian, sepanjang tahun ini, harga si kuning mentereng sudah melorot 1,6%. Pada transaksi sebelumnya, kontrak yang sama sempat menyentuh posisi US$ 1.644,10 per troy ounce, yang merupakan level harga termurah untuk kontrak emas teraktif sejak 7 Januari lalu.

Ada beberapa penyebab yang memicu penurunan harga emas. Salah satunya, spekulasi investor bahwa permintaan emas akan menurun selama pekan liburan Imlek di Asia. "Ditutupnya pasar karena perayaan Imlek pada pekan ini berarti permintaan emas dari kawasan regional melorot tajam. Hal itu mengantarkan emas ke level terendah," jelas Suki Cooper, analis Barclays Plc di New York. 

Dia juga berpendapat, penurunan harga emas disebabkan kecemasan investor mengenai kondisi di Eropa di mana saat yang bersamaan para pimpinan Benua Biru tersebut tengah menggelar pertemuan di Brussels untuk mendiskusikan kemungkinan bailout bagi Cyprus. Belum lagi adanya isu skandal di Spanyol dan pelaksanaan pemilu Italia yang semakin menyebabkan situasi ekonomi Eropa rentan. 

Hal senada juga diungkapkan oleh David Merger, director of metals trading Vision Financial Markets di Chicago. "Minimnya permintaan fisik emas, ditambah dengan kecemasan mengenai Eropa, semakin menekan harga emas," jelasnya.

Sumber : 
www.kontan.co.id

Jumat, 08 Februari 2013

Pesona emas memudar setelah si hijau perkasa


NEW YORK. Harga kontrak emas mencatat penurunan terbesar dalam sepekan terakhir di New York tadi malam (7/2). Berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg, pada pukul 13.43 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran April turun 0,4% menjadi US$ 1.671,30 per troy ounce. Ini merupakan penurunan terbesar untuk kontrak teraktif sejak 31 Januari lalu. 

Penurunan harga emas terjadi setelah dollar perkasa sehingga memudarkan pesona emas sebagai investasi alternatif. Asal tahu saja, si hijau mencatat penguatan ke level tertinggi dalam empat pekan terakhir versus sejumlah mata uang utama dunia. 

Penguatan dollar terjadi setelah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi  bilang bahwa penguatan euro akan menurunkan tingkat inflasi dan memukul upaya pemulihan ekonomi. 

"Pasar bereaksi terhadap pernyataan Draghi. Sehingga semua orang bergerak memburu dollar AS. Jika inflasi menurun, emas menjadi tidak menarik," jelas Sterling Smith, futures specialist Citigroup Inc di Chicago.

Untuk update harga emas LM Antam hari ini klik disini

Sumber :
www.kontan.co.id

Jumat, 01 Februari 2013

Aksi ambil untung terus menggerus kenaikan harga emas


Financeroll – Harga emas di perdagangan Kamis (31/01) mengalami penurunan terkait aksi ambil untung yang dilakukan investor paska kenaikan sebelumnya dengan momentum melemahnya ekonomi AS.
Untuk harga emas kontrak pengiriman bulan April turun sebesar $17.60, atau 1.1%, ke harga $1,664 per ons di bursa Comex – New York Mercantile Exchange. Sebelumnya, harga emas dalam kontrak ini telah naik 1.1%. Diakui bahwa meski data PDB AS dihari Rabu sangat bagus untuk mendorong harga emas, namun pasar nampak lebih mengantisipasi harga emas untuk tidak naik dalam jangka waktu dekat ini.
Berita ekonomi AS menyatakan bahwa PDB AS untuk kuartal empat 2012 mengalami penurun, sementara kabar lainnya dari pertemuan Bank Sentral AS juga memberikan dorongan positif bagi kenaikan harga emas. Setelah pasar tutup, pihak Bank Sentral juga memberikan pernyataan akan komitmen mereka untuk kembali melakukan kebijakan moneter yang lunak. Hal ini dilakukan dengan melakukan pembelian obligasi sehingga membuat investor khawatir dan menjadikan emas sebagai sarana melakukan perlindungan terhadap inflasi.
Harga emas kemudian berbalik arah dalam perdagangan hari Kamis ini, dimana pasar nampaknya akan memusatkan perhatian mereka pada pengumuman data Non Farm Payroll, pada Jumat esok. Pasar disatu sisi yakin akan kemungkinan kenaikan non farm payroll setelah data ADP menunjukkan kenaikan jumlah lapangan kerja khususnya di sector swasta.
Emas memang bereaksi dengan data PDB AS yang terbit membayangi data lapangan kerja di sector swasta AS dengan kecenderungan membuat harga emas menurun. Sebagian besar pelaku pasar percaya bahwa
Data yang keluar hari Kamis ini sangat beragam, pertama klaim pengangguran AS mengalami lonjakan pada minggu lalu sebesar 38,000 klaim menjadi diatas perkiraan sebesar 368,000. Indek pembayaran Manajer di Chicago juga naik 55.6% untuk bulan Januari yang merupakan angka terbaik mereka selama sembilan bulan ini.  Terjadi kenaikan pendapatan pribadi dibulan Desember yang paling tinggi dalam delapan tahun ini sementara belanja konsumen juga naik 0.2%, sebagaimana yang diperkirakan sebelumnya.

Harga update emas LM Antam hari ini bisa di cek disini

Sumber :
www.financeroll.co.id